Analisa Usaha Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal

Melakukan analisa usaha budidaya ikan nila di kolam terpal akan membantu meningkatkan peluang serta menghindarkan dari biaya yang tidak tepat sasaran
NIAGAS.COM - Analisa usaha budidaya ikan nila di kolam terpal bisa memberikan banyak keuntungan bagi pemilik bisnis. Hal ini tidak terlepas dari peluang usahanya yang cukup besar apalagi dengan kebutuhan konsumsi masyarakat yang terus meningkat.

Ikan Nila menjadi berbagai olahan makanan lezat yang digemari oleh masyarakat baik anak-anak hingga dewasa. Oleh sebab itu, permintaannya selalu ada terutama rumah makan yang menyediakan menu olahan tersebut.

Jika dilakukan dengan benar, analisa usaha budidaya ikan nila di kolam terpal akan meningkatkan peluang tersebut. Sebab dengan perencanaan yang matang, Anda bisa meminimalisir kerugian dan memaksimalkan pendapatan.

Tentu saja Anda juga harus mengetahui tips-tips yang penting dilakukan dalam budidayanya, terutama jika masih pemula. Apalagi langkah-langkah tersebut sangat membantu untuk mengembangkan usaha budidaya dengan pasaran lebih luas.


Analisa Usaha Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal

Analisa Usaha Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal

Analisa bisnis budidaya ikan nila di kolam terpal dapat digunakan sebagai perencanaan modal sehingga nantinya tepat sasaran. Jika tidak ada perencanaan matang, bisa jadi modal habis untuk hal-hal yang sebenarnya tidak diperlukan.

Ikan nila sendiri bisa dipanen selama 6 bukan setelah pemeliharaan bibitnya. Jika dikurangi dengan investasi untuk pemeliharaan kolam terpal dan juga biaya operasional, Anda masih bisa mendapatkan jutaan rupiah perbulannya.

Jika terus ditekuni dan fokus berbudidaya, Anda akan mendapatkan penghasilan yang terus meningkat. Apalagi Anda juga sudah tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk sewa kolam sebab sudah ada dana investasi.

Selain analisa usaha budidaya ikan nila di kolam terpal tersebut, Anda juga perlu memperhatikan beberapa hal penting lainnya untuk menambah peluangnya. Salah satunya yang penting adalah dalam pemilihan bibit.

Anda bisa mendapatkan bibit melalui dua cara, yaitu langsung dari indukan atau membeli di pasar maupun koperasi perikanan. Biasanya para peternak ikan nila lebih memilih cara kedua karena lebih praktis dan mudah.

Selain analisa usaha budidaya ikan nila di kolam terpal, maka Anda juga perlu mendapatkan bibit unggulan agar hasil panen juga terbaik. Ada beberapa ciri-ciri bibit unggulan yang dapat dilihat, pertama adalah berwarna belang dan tampak jelas degan ukuran sekitar 12 cm.

Selain itu, Anda juga harus memastikan bahwa gerakan bibitnya lincah serta tidak ada fisik yang cacat. Terakhir adalah memastikan jika warnanya sama serta setiap bibitnya memiliki berat kurang lebih 30 gram.


Tips Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal

Dalam analisa usaha budidaya ikan nila di kolam terpal, ada beberapa tips yang bisa dilakukan terutama bagi pemula. Berikut adalah beberapa langkah untuk meningkatkan peluang serta keuntungan Anda dalam berbudidaya nila.

1. Pemilihan Lokasi

Hal pertama yang perlu dilakukan ketika memulai usaha ini adalah pemilihan lokasi yang harus sesuai dengan kriteria. Pertama adalah mengusahakan agar mudah terjangkau sehingga mudah untuk diawasi perkembangannya.

Anda juga perlu memilih tanah lapang tanpa ada pohon dan rerumputan sehingga mudah dalam pembuatan kolamnya. Pastikan terdapat pencahayaan cukup dan tidak ada gangguan yang bisa mempengaruhi panen di kemudian hari.

2. Pembuatan Kolam

Analisa usaha budidaya ikan nila di kolam terpal juga tidak terlepas dari pembuatannya. Anda tidak perlu khawatir, sebab metode ini cukup mudah dan tidak menyita waktu sebab ada di atas permukaan tanah tanpa harus menggalinya terlebih dahulu.

Meskipun mudah, Anda perlu mempertimbangkan rangkanya agar dapat kuat ketika menahan debit air maupun ikan-ikannya. Cara ini sendiri bisa dilakukan menggunakan batu atau rangka dari baja ringan.

3. Ketersediaan Air dan Kondisi Kolam

Hal pertama adalah perlunya memperhatikan ketersediaan air serta kondisi kolamnya agar tetap cukup dan bersih. Jika kualitas air buruk, maka bisa jadi hasil panen tidak maksimal sehingga tentu akan mengecewakan pelanggan.

Anda perlu melakukan pergantian airnya jika sudah dirasa memiliki kualitas air buruk, sebab jika terlambat akan berakibat fatal. Bisa jadi ikan-ikan akan mati sehingga tentu saja membuat rencana analisa usaha budidaya ikan nila di kolam terpal tidak sesuai perhitungan.

Ada baiknya penggantian dilakukan sebanyak 2 minggu sekali, namun Anda juga bisa menggantinya jika memang dirasa sudah kotor. Selain itu, pastikan jika di dalam kolam tidak ada hama maupun pengganggu yang bisa merusak pertumbuhan ikan-ikan.

Bukan hanya itu saja, Anda juga perlu memastikan jika air kolam mengandung zat-zat serta kandungan yang penting untuk kehidupan nilanya. Misalnya saja karbondioksida agar tanaman kolam dapat bermetamorfosis, oksigen untuk bernapas, dan lainnya.


4. Perawatan

Perawatan yang dilakukan salah satunya adalah pemilihan pakan yang harus sesuai dengan ukuran ikannya. Jika masih kecil, Anda bisa memberikan pakan halus serta berukuran kecil. Jika sudah besar, maka menambah makanan tambahan sepeti siput atau sayur hijau cincang.

Selain itu, semakin lama ikan-ikan akan bertambah ukurannya, sehingga Anda perlu memindahkan sebagian ke kolam lain. Selain itu, pisahkan juga ikan-ikan dalam kondisi sakit dengan yang sehat agar tidak tertular.

Usaha ikan nila memiliki potensi besar sebab masyarakat gemar mengkonsumsinya dalam beragam menu lezat. Analisa usaha budidaya ikan nila di kolam terpal sendiri perlu dilakukan agar terhindar dari biaya yang tidak tepat sasaran dan merugikan.
Kasih jajan buat kreator klik disini

Posting Komentar

© Niagas. All rights reserved. Developed by Jago Desain