Analisa Usaha Budidaya Udang Vaname di Kolam Terpal

Menggunakan analisa usaha budidaya udang vaname di kolam terpal akan membuat para petambak berpeluang mendapatkan keuntungan lebih besar
NIAGAS.COM - Analisa usaha budidaya udang vaname di kolam terpal dapat digunakan agar pendapatan Anda bisa lebih meningkat. Sebab adanya analisa ini memberikan banyak keuntungan karena ada perencanaan-perencanaan sehingga semua pengeluaran tepat sasaran.

Udang vaname sendiri merupakan spesies yang sebenarnya berasal barat Amerika dengan habitat asli laut. Meski demikian, spesies ini ternyata dapat dibudidayakan pada kolam-kolam air tawar maupun payau, serta lokasi di dataran rendah hingga sedang.

Analisa usaha budidaya udang vaname di kolam terpal sendiri lebih mudah dilakukan sebab memiliki daya tahan tubuh kuat juga salinitas luas. Di Indonesia sendiri, budidaya dilakukan untuk mencukupi menurunnya produksi udang windu karena kematian massal.

Meskipun sudah mulai dikenal di Indonesia sejak sekitar tahun 1996, namun lahan bisnis ini justru baru naik daun pada tahun 2001. Bukan hanya itu, potensinya juga semakin meningkat bahkan hingga ekspor ke berbagai negara.


Analisa Usaha Budidaya Udang Vaname di Kolam Terpal

Analisa Usaha Budidaya Udang Vaname di Kolam Terpal

Saat ini, analisa bisnis budidaya udang vaname di kolam terpal mulai dijalankan karena peluang dan pangsa pasar yang sangat besar. Apalagi minat masyarakat dengan menu-menu berbahan udang sangat tinggi.

Belum lagi jika Anda menjualnya ke pasar-pasar modern dan dikemas lebih menarik sehingga harga jual akan berkali lipat lebih tinggi dari petambak. Menariknya, meski cukup mahal namun tidak mengurangi permintaannya.

Di pasaran sendiri harganya cukup bervariasi tergantung dengan ukuran, kemasannya, tempat pembelian, juga kesegarannya. Anda tentu akan mendapatkan keuntungan lebih besar jika dapat mengekspornya ke negara seperti Brunei, Singapore, hingga Eropa.

Keunggulan tersebut membuat analisa usaha budidaya udang vaname di kolam terpal sangat menjanjikan. Potensi omset sendiri bisa mencapai puluhan bahkan hingga milyaran rupiah jika diperhitungkan.

Analisa singkat yang perlu diperhitungkan adalah mengenai modal awal ketika memulai bisnis. Beberapa hal yang masuk dalam modal awal sendiri seperti lahan, pembuatan kolam, pompa air serta kincir serta alat-alat lainnya.

Kedua adalah modal kerja atau biaya operasional seperti benih, pupuk, maupun suplemen dan probiotik. Penggunaan probiotik yang berkualitas bisa membuat biaya operasional menjadi berkurang signifikan karena tidak perlu membeli pupuk.


Keuntungan Budidaya Udang Vaname di Kolam Terpal

Pilihan penggunaan terpal juga perlu melakukan pertimbangan saat memilih produsen, sebab kolam harus memenuhi standar. Anda juga harus memastikan bahwa kolam tersebut dapat menampung besarnya debit air menggunakan kerangka yang kuat.

Jika dilihat dari analisa usaha budidaya udang vaname di kolam terpal, penggunaan tempat berbudidaya memiliki banyak keuntungan. Berikut adalah beberapa keuntungan yang bisa didapatkan oleh petambak.

1. Hemat

Jika dibandingkan dengan kolam tembok maupun beton, kolam terpal jauh lebih hemat karena Anda bisa membelinya langsung. Anda sudah tidak perlu lagi membayar tukang untuk membangun kolam. 

Bukan hanya itu saja, air tawar yang dipakai juga akan lebih hemat dengan menggunakan terpal sebab bisa bersih dalam waktu lama. Meski demikian, Anda perlu memilih produsen kolam terpal yang memenuhi standar dan berpengalaman agar lebih menguntungkan.

2. Efisien

Jika melakukan analisa usaha budidaya udang vaname di kolam terpal akan lebih efisien terutama dalam hal waktu. Ini karena kolamnya bisa langsung jadi, sementara jika dari beton atau tembok harus membangun terlebih dahulu dengan waktu lebih lama.

3. Awet

Penggunaan kolam jenis terpal juga lebih awet jika dibandingkan beton atau tembok, bahkan bisa digunakan hingga 10 tahun lamanya. Sementara itu, penggunaan kolam beton atau tembok harus diperbaiki ketika sudah mencapai usia 5 tahun.

Perbaikan perlu dilakukan karena penggunaan beton memang tidak dirancang untuk digunakan dalam jangka waktu lama. Sementara itu, analisa usaha budidaya udang vaname di kolam terpal bisa menjadi solusi terbaik.


4. Ukuran Dapat Disesuaikan

Ukuran terpal dapat disesuaikan sehingga dapat menampung udang yang semakin bertambah ukurannya. Terdapat dua pilihan bentuk, yaitu kotak dan bulat dengan beberapa ukuran yang dapat disesuaikan kebutuhan.

Jika menggunakan tembok atau beton, Anda harus mempertimbangkan dengan ukuran pekarangan serta tidak bisa diubah lagi jika sudah terlanjut dibuat. Berbeda halnya dengan terpal yang dapat diperbesar maupun diperkecil setelah pembuatannya.

5. Lebih Berkualitas

Jika dibandingkan dengan beton, kolam terpal memiliki kualitas yang jauh lebih baik untuk pembesaran udang vaname. Bahkan umumnya udang-udangnya akan tumbuh sehat, hasil panen juga lebih banyak dan berkualitas.

Sementara itu, penggunaan beton membuat udang rawan terserang penyakit dan bahkan mati sebab tidak jarang bercampur dengan racun. Padahal analisa usaha budidaya udang vaname di kolam terpal membuat tingkat hidup lebih tinggi saat proses pembesarannya.

6. Lebih Mudah untuk Pembesaran

Penggunaan kolam terpal akan membuat Anda jauh lebih mudah jika ingin memperbesar udang vaname. Apalagi udang membutuhkan air yang banyak sehingga kolam terpal akan lebih simpel dan mudah dibersihkan.

Hal ini tentu saja berbeda jika menggunakan kolam tembok yang tidak dapat diganti secara berkala karena perlu melakkan pengurasan. Padahal pengurasan sendiri butuh waktu cukup lama.

Akhir Kata

Udang vaname memiliki peluang besar untuk dibudidayakan karena peminatnya sangat banyak, bahkan bisa eksport ke luar negeri. Dengan analisa usaha budidaya udang vaname di kolam terpal akan membuat keuntungan lebih besar karena perencanaan lebih matang.
Kasih jajan buat kreator klik disini

Posting Komentar

© Niagas. All rights reserved. Developed by Jago Desain